Yang Aneh dan Yang Nyata

Yang Aneh (nyata juga sih)

Ceritanya saya mau redeem poin kartu kredit saya, ya lumayanlah poin yang ga banyak kadang-kadang bisa jadi tambahan belanja bekal pencitraan saya. Sudah tiga kali redeem via internet gagal dan saya telepon ke CS biar redeem via phone aja.

TUT TUT *telepon tersambung** yang diikuti oleh petunjuk blablabla sampai akhirnya saya tersambung ke Mbak mbak diseberang sana. Singkat cerita saya mengutarakan maksud saya yang akan dibalas dengan sejumlah pertanyaan yang lumrahnya disebut verifikasi.

Setelah sekian pertanyaan saya jawab tiba-tiba si Mba berucap
“Mohon maaf ibu, ada salah ejaan di nama ibu kandung sehingga permintaan ibu tidak bisa kami proses. Untuk ibu, mohon ibu kirimkan surat pernyataan ditandatangan di atas materai dan dikirimkan ke kami untuk diproses”

Well, okay, mungkin kegagalan saya hanya berjumlah 5% dari semua pertanyaan yang diberikan apalagi sesudah itu si Mb dengan baik hati menyebutkan kesalahan saya yaitu “Nama ibu kandung harusnya Juliet tapi tadi ibu sebutnya Zuliet” Yang andaikata dia tidak yakin saya adalah pemilik kartu, itu adalah haram hukumnya untuk diinformasikan ke saya. Apabila dia yakin itu saya, dan masalah hanya di hurup J dan Z, sampe segitunya kah?

Sedikit bengong dengan penjelasan yang saya dengar, dan mencoba untuk beragumentasi tapi nampaknya yang saya hadapi hanyalah manusia bersistem robot, saya pun menyimpan kata-kata ocehan yang harusnya saya keluarkan tersebut dan menggantinya dengan kalimat “Kalau begitu, kenapa tidak bisa saya redeem online ya Mbak?”

Kemudian diverifikasi no hp dan email yang rupanya digit no hp saya kekurangan satu angka. Kesalahan ini kemudian diperbaiki dan saya mengganti no hp saya dengan no yang baru sekarang, dan anehnya dilayani permintaan ini tanpa harus menunggu nama ibu kandung.

Well, harusnya sih ya kalo segitu pentingnya sebuah ejaan nama ibu kandung yang hanya terbatas J dan Z , harusnya sih dia menunggu surat pernyataan tersebut sebelum dia bisa seenak jidat mengubah no hp.

Aneh ……. tapi sayangnya nyata

Yang Nyata (tapi ga pake aneh)

Hari minggu lalu, saya dan papi pacaran dengan mengambil destinasi menjajal bioskop IMAX yang katanya beda– bahasa kerennya — watch a movie or be part of one–. Bukan sok keren mo nonton dimari karena harga 1 tiketnya bisa buat nonton 2 kali XXI biasa, selain itu IMAX cuma ada di lokasi tertentu yang jauh bok dari Jakbar. Lokasi terdekat dengan jam paling bersahabat adanya di Gandaria City.

Film apakah sekeramat itu? Judulnya Crouching Tiger Hidden Dragon: Sword of Destiny. Selain mengusung judul keren yang kita anggap sebagai sekuel Crouching Tiger yang melegenda itu, aktor utamanya yaitu Donnie Yen adalah magnet utama yang bikin kita minggu sore rela ngesot ke Gan Cit.

 

source : imdb
source : imdb
Rupanya studio IMAX itu GUEDEEEEEEEE isinya banyak sekitar 300-an bangku. Layarnya tinggi tapi kok menurut saya rada sempit ya (tidak lebar). Karena saya ga punya perbandingan di teater IMAX yang lain, jadi ya saya ga bisa komen. 😀 😀

 

source: 21cineplex.com
source: 21cineplex.com
Selain tempat pemutaran yang ekslusif, rupanya film ini menurut saya rada unik juga karena..
1. Bukan merupakan hasil produksi studio gede melainkan netflix. Malah katanya kalau sudah langganan netflix bisa streaming ini film.

2. Film Silat itu biasanya cina banget tapi rupanya ini film tidak secina itu 😀 😀 **pardon my language** Kenapa bisa dibilang begitu? Karena lokasi film ini bukan di Tiongkok 100% melainkan di New Zealand dan di Tiongkok sendiri tentunya. Selain itu, yang 100% aktor utama Tiongkok/Hongkong disini kurasa hanya Donnie Yen, sisanya Michelle Yeo (Malay), Harry Shum Jr (Puerto Rico), Natasha Liu Bordizzo (Italy), Jason Scott Lee (USA). Ada sih bbrp aktor Hongkong namun melihat kombinasi unik begini, ini film unik juga.

cast

 

3. Ada blogger kita yang ikutan muncul di film ini.. Cici Yanche yang langsung kucolek keesokannya dan menagih janji selamatan keesokan harinya meski dia tidak mengakuinya.. Hayoo mirip kaga, teman-teman? Suer lho ci.. ngeliat elu di scene ini gw bisa berimajinasi liar kalo elu ke Guilin kemaren buat shooting film ini 😀

 

mamiefunky2

Ci Yanche.. ini elu kann??
Ci Yanche.. ini elu kann??
Cici.. lu kudu nonton nih film di IMAX, kan katanya watch a movie or be part of one… Noh.. udah be part of one tuh di pilem ini.

Secara Keseluruhan, film berdurasi 100 menit ini cukup menghibur namun ga bagus-bagus banget. Nama besar Crouching Tiger produksi tahun 2000 yang begitu kolosal sampai berhasil menyabet 4 Oscar di tahun itu rasanya sulit untuk ditandingi. Lima belas tahun kemudian didukung dengan teknologi fim yang luar biasa pesat akhir-akhir ini, saya sangat mengharapkan sesuatu yang ‘wah’ untuk Crouching Tiger edisi 2016 kali ini. Tadinya saya berharap untuk pemandangan panorama yang ‘wah’ juga eh rupanya porsi panoramiknya sedikit, sekali-kali ada pertarungan diatas es, scenenya di malam hari.Donnie Yen juga kok kalau disini ga maksimal yaaa, rasanya cuma 10% ilmu dia yang keluar setelah begitu maksimal di IpMan dan Kungfu Jungle. Hanya saja, kualitas suara di IMAX ini bolehlah diacungi jempol. Dentingan pisau, hantaman golok, pecahan es sampai desiran angin sangat jelas menghibur telinga penontonnya.

Pertarungan Malam diatas Es
Pertarungan Malam diatas Es
Terima kasih sudah membaca Madamkoo and Have a blessed day

4 thoughts on “Yang Aneh dan Yang Nyata

  1. Wohoooo….ada gua disini yaa madam….teuteup keukeuh bilang gak mirip ahhh *susah nyari tukang es puter di musim ujan …hahaha…aneh tapi nyata emang, kenapa pada bilang mirip yaa? Anyway, yang urusan bank nama ibu kandung itu sih gua pernah ngalamin juga, bikin emosi jiwaaaa beneran…

  2. Madam, ini aku ga nyambung..pelem ini ada shooting nya dimari, temen temen gw ikutan jd peran pembatu jadi soldier..hahaha..- uda bilang loh ya ga nyambung..

    1. haha.. ga nyambung yang penting dah komen mak 🙂
      sayang menurut gw viewnya kurang expose juga di film ini, jadi ga berasa new zealandnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.