Merry Christmas to All of You

Jika saya menghias rumah begitu sempurna, dengan rangkaian lampu dan bola-bola, tetapi tidak menunjukkan kasih, maka saya hanya pendekor ruangan.

Jika saya bersusah payah membuat kue Natal, menyiapkan hidangan Natal istimewa, tetapi tidak menunjukkan kasih, maka saya ini sekadar koki yang bekerja keras.

Jika saya menyanyi di panti-panti dan memberi sumbangan Natal, tetapi tidak melakukannya dengan kasih, maka itu tak ada gunanya sama sekali.

Kasih membuat seseorang berhenti memasak, agar ia dapat memeluk anaknya.

Kasih mengesampingkan pekerjaan mendekor rumah agar ia dapat mencium suaminya.

Kasih tetap sabar, meski seseorang sedang sibuk dan lelah.

Kasih tidak cemburu kepada tetangga yang telah menata keramik dan taplak bertema Natal.

Kasih tidak menghardik anak-anak agar tidak ribut, tetapi justru mensyukuri keberadaan mereka.

Kasih tidak hanya memberi kepada mereka yang dapat membalas, tetapi justru bersukacita memberi kepada mereka yang tak mampu membalas.

Kasih menanggung segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, menahan segala sesuatu.

Kasih tak pernah gagal. Video games akan berlalu, kalung mutiara akan hilang, klub olahraga akan berakhir, tetapi kasih tak berkesudahan.

SEMPURNAKAN KEINDAHAN NATAL DENGAN MEMBUBUHKAN KASIH PADA SETIAP KESIBUKAN DAN PERAYAAN

tulisan diambil dari Renungan Harian

Merry Christmas my friends …………

11 thoughts on “Merry Christmas to All of You

  1. Aduh..tadi gue kira itu foto seorang anak kecil yang imut dan lucu sedang bermain di salju…

    Ehhhhh…ternyata…

    FOTO EMAKNYA!! *yang juga imut dan lucu*

    Merry Christmas ya, Yul! God bless you and your family!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *